Inspirasi dari Finalis Jakarta Fashion Week 2018


Jika ditanya tentang mimpi seseorang. Kebanyakan setiap orang akan menjawab ingin menjadi orang sukses. Walau tiap orang memiliki ukuran kesuksesan yang berbeda. Namun, kebanyakan pasti akan menilai kesuksesan dari sebuah pencapaian atau berapa banyak materi yang ia miliki. Nah, pada tulisan saya kali ini, saya akan menulis sebuah pencapaian dari orang yang sudah saya anggap sebagai kakak saya sendiri karena ia menginspirasi hidup saya.

Titisari namanya. Perempuan berkerudung asal kota kecil di Jawa Timur, Pasuruan. Sejak dulu, ia bercita-cita ingin menjadi desainer ternama. perempuan yang akrab dipanggil Titi ini ingin sekali mengikuti ajang Jakarta Fashion Week untuk menampilkan karya aksesorisnya berjudul "Monstera in the Dark". Kabar bahagia pun menghampirinya Oktober lalu. Wow,siapa sangka dia termasuk salah satu finalis perancang aksesoris Jakarta Fashion Week 2018


Tak disangka. Padahal, menurut Kak Titi dulu dia hanya bisa berangan-angan untuk menggapai kesuksesannya. Tapi kini JFW menjadi harapan baru untuk meningkatkan potensi dirinya. Salah satu mahasiswi jurusan Fashion and Desain Business ini memberikan kalimat yang membuat saya tersentuh. Lakukan hal yang kamu suka,kasih yang terbaik, dan jangan menyerah. Karena ia pun mencoba aksesoris yang terbuat dari akrilik tersebut berulang-ulang. Saya melihat sendiri satu kotak pensil besar hasil trial and errornya berbulan-bulan untuk menghasilkan anting-anting,gelang, jepit rambut, dan bross monstera.




Ia terinspirasi dari daun bernama monstera yang banyak tumbuh di daerah citraland sekitar kampusnya. Lalu, ia menciptakan aksesoris unik glow in the dark yang mampu menerangi ruangan saat gelap. And you know? She made that for doing her final exam. Semua mahasiswa jurusan FDB wajib mengikuti lomba perancang aksesoris oleh Femina Magazine. Hanya 20 orang yang terpilih menjadi finalis dari seluruh Indonesia. That was extremely amazing. I'm so proud of her. Karena kerja kerasnya yang tidak tidur bahkan ia selalu semangat untuk mencapai mimpinya yang membuat saya terus terinspirasi untukme menggapai mimp-mimpi saya.

Tantangan demi tantangan terus hadir sampai pemotretan aksesoris di Jakarta beberapa hari sebelum JFW2018. Jujur, saya sangat salut dengan sikap Kak Titi yang jarang sekali saya dengar ia mengeluh. Selalu tersenyum  dan sabar mungkin itu kuncinya. Saat pemotretan berlangsung,ada sedikit kesalahan saat memasangkan jepit rambut monstera. Jatuh dan akhirnya pecah. Ia pun sempat sedih dan takut diomeli juri JFW. Ternyata, apa yang dibayangkan tak terjadi. Salah satu juri dengan kelembutan hatinya hanya minta untuk diperbaiki dengan memberikan senyuman lebar yang melegakan hati Kak Titi.

Finally, Jakarta Fashion Week 2018 begin. Setelah melalui proses yang panjang dan melelahkan, 23 Oktober 2018 FINAL SHOW LOMBA PERANCANG AKSESORI (LPA) 2018 featuring: 10 FINALISTS X Anthony Tandiyono + UBS Gold presents Yosep Sinudarsono menghadirkan 10 karya luar biasa bernuansa “Tropical Vibe” berlokasi di Senayan City.

Nah, Kota Jakarta ynag terkenal sebagai kota penuh kemacetan dan kebisingan ini tentu tidak akan mudah bagi Perjalanan Kak Titi. Walau hanya berjarak 5 km dari tempat ia menginap, tetap saja perkiraan waktu untuk sampai di panggung JFW memakan waktu hingga 30 menit.

Saya yang nginep di rumah kakak saya bisa 10 menit lebih cepat sampai daripada kak Titi (karna naik motor) hehehe. Saat itu, Kak Titi sangat bingung karena karyanya akan ditampilkan jam 13.30 dan harus sudah stand by di lokasi satu jam sebelumnya. Waktu sudah menunjukkan jam 12.35 dan tiba-tiba mobil yang ia sewa pun mogok. Tak perlu nunggu lama melalui LINE call saya langsung menawarkan blue bird dan menelepon taksi blue bird langganan saya karena ia tahu rute tercepat menuju lokasi JFW dan hafal banget daerah Jakarta.

Gawatnya karena Kak Titi lupa membawa dompet saya pun tidak khwatir karena langsung bisa bayar taksi #pakeTCASH. Jadi, saldo TCASH aja yang berkurang tanpa mengurangi uang di dompet hehe. Karena aplikasinya gak ribet dan sejujurnya, dengan pakai TCASH (tsel.me/TCASHID), gak perlu lagi repot-repot bawa dompet besar cukup membawa smartphone yang dilengkapi aplikasi TCASH Wallet dengan saldo yang cukup. Kalian bisa belanja dengan nyaman. Aplikasi ini adalah sebuah pembayaran non tunai alias digital yang memudahkan konsumen untuk berbelanja. Bian hanya mudah tapi juga cepat dan aman karena diawasi oleh Bank Indonesia. Nah, akhirnya, blue bird yang dibayar dengan TCASH pun siap mengantar Kak Titi menuju Senayan City. Bahkan, diantar melalui jalur terdkatalias jalur tikus, agar cepat sampai. Alhamdulillah, Kak Titi bisa sampai 13.10. walau saya tidak satu mobil dengan Kak Titi tapi saya tetap bisa membantu Kak Titi dengan TCASH saya. sampai di panggung JFW alhamdulilllah acara berjalan lancar banyak dari teman-teman dan keluarga Kak Titi hadir untuk memberikan selamat dan memberikan buket bunga serta boneka unicorn kesukaannya.



Nah, bagi kalian yang bingung gimana cara pakai TCASH mudah banget tinggal download-isi saldo-pakai atau ikuti petunjuk pada link ini  tsel.me/CaraPakaiTCASH. TCASH juga udah menggandeng banyak merchants dari seluruh Indonesia mulai dari starbucks, blue bird, chatime, McDonald, dan lain-lain yang bisa reader kepoin pada link ini  tsel.me/MerchantTCASH.
So, guys tunggu apalagi sudah bukan jamannya bayar pakai uang cash diera digital sekarang. Kalau ada pembayaran yang jauh lebih mudah kenapa tidak kita gunakan. #BuatKamu yang masih bingung tentang TCASH atau apa aja manfaatnnya jelajahi aja link ini TCASH.id. Oh ya, istimewanya TCASH kalau kalian gak punya rekening di bank kalian tetap bisa transfer uang bagi sesama pengguna TCASH.

Kurang apalagi nih kemudahan era digital saat ini. Semua serba mudah, cepat ,dan aman.....

Komentar

value

Model Komunikasi Kids Jaman Now

Jawa Timur Gemakan Asian Games 2018