Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Mimpi di Penghujung 2017

Gambar
Artikel yang akan saya tulis kali ini berbeda dari artikel-artikel sebelumnya. Seperti biasa di penghujung akhir tahun, resolusi menjadi hal yang wajib diisi sebelum tahun baru tiba. Semua orang akan menentukan resolusi tahun baru yang sangat luar biasa dahsyat. Mereka pun menulisnya dengan penuh semangat. Termasuk saya. Tapi, kebanyakan, resolusi yang dibuat hanya asal-asalan. Parahnya, semangat mereka cuma diawal doang. Begitu mendekati akhir tahun, eh  yang tercapai cuma seupil. Sakit baget kan? Gak perlu jauh-jauh salah satu korban resolusi asal adalah penulis artikel ini. Yap, orang yang tulisannya anda baca saat ini. 😥😫 Karena kebanyakan dari mereka ya termasuk saya pribadi sebelumnya menulis resolusi didasarkan nafsu belaka tanpa mengatur cara ataupun strategi untuk menggapainya. Alias asal tulis. Tapi kali ini saya sudah taubat nasuha hehe. Tahun 2018, saya akan mulai perbaiki semuanya. Resolusi yang akan saya buat bukan tanpa alasan dan sudah mulai saya pikirkan s...

Ternyata, Emoticon Terbukti Minimalkan Kesalahanpahaman

Gambar
Thoughtco.com Siapa di anatara kalian jika chattingan via media sosial tidak melewatkan yang namanya "emoticon". Ikon yang satu ini ternyata memiliki manfaat untuk meminimalkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Dikutip dari metrosulawesi.com emoticon berasal dari gabungan dua kata, yaitu "emotion" dan "icon" yang secara spesifik menggambarkan ekspresi wajah atau postur tubuh dalam rangka menyampaikan emosi atau sikap dalam surat elektronik dan pesan singkat," kata mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Yarsi Jakarta, Widya Fajriani, di Jakarta, Rabu. Kebanyakan remaja saat ini cenderung lebih sering menggunakan emoticon untuk mewakili ekspresi mereka ketimbang tulisan. Kemudahan dan berbagai macam simbol dan ikon yang tersedia di media sosial sekaligus mewakili perasaan netizen saat itu. Saat mereka mendapat kabar gembira, sebagian besar dari mereka akan mengirim emoticon tersenyum atau gembkra un...

Dia Trauma dengan Muslim?

Sontak saya kaget saat teman dekat saya berkata sebut saja sahabat saya ini Jan (bukan nama sebenarnya) , "Dia termasuk.respect  sebenarnya sama kamu." "Hah, respect ambek aku maksudnya?" "Iya, sebenarnya dia itu gak mau berteman dengan orang muslim, karena dia itu wes trauma sering dibohongi sama temannya yang muslim. Mulai dari mencuri dan macam-macam. Tapi, dia sama kamu gak tahu kenapa dia gak benci. Biasanya, tuh ya dia gak mau kenalan sama orang muslim." "Oh ya?? Agak rasis juga yaa dia ternyata" " Lho iya dia rasis emang. Aku bilang gak semua muslim begitu, teman aku banyak muslim tapi gak tahu kenapa sama kamu bisa terima." "Iya dia bahkan bahkan menyapa aku fel sama bantuin kasih informasi penting tentang (sesuatu) yang saat itu aku butuh banget." "Mungkin karena aku dekat gitu lho sama kamu jadinya dia itu respect." Begitulah sekilas percakapan saya dengan "Jan" yang mengatakan bahwa pacar...

Persepsi Rina Nose Pindah Agama? Betulkah?

Gambar
Tribunnews.com Akhir-akhir ini masyarakat seolah disibukkan dengan fenomena selebriti asal Bandung atas keputusannya melepas hijab. Siapa lagi kalau bukan Rina Nose. Berita ini bahkan menjadi trending di youtube dan mesin pencari google. Seolah tak ada habisnya, keputusannya tersebut banyak diperbincangkan oleh sejumlah kalangan artis dan masyarakat. Berbagai persepsi pun muncul bahwa Rina telah pindah agama. Setelah wawancaranya, di channel  youtube milik Deddy Corbuzier tersebut, Rina pun menuliskan alasannya melepas hijab di selembar kertas yang diberikan kepada Deddy. Hanya beliau lah yang tahu alasannya melepas hijab diluar ranah keluarga. Berbagai spekulasi muncul melalui media youtube mulai dari ia telah dibaptis dan berganti nama hingga persepsi bahwa ia telah atheis. Luar biasa, anggapan tersebut menjadi trending 3 teratas di youtube. Saya hanya bisa bilang masyarakat yang mulai percaya terhadap hal ini harus berhati-hati dan mengecek kebenarannya. Padahal, hany...

Lenyap Dimakan Waktu, Media Ini Bukan Lagi Dambaan

Gambar
Pixabay.com "Siapa di sini yang mau jadi jurnalis?" Pertanyaan yang dilontarkan Pretty,seorang wartawan media lokal saat sedang memberikan tawaran menarik kepada murid SMA di Bontang. Aku pun mengangkat tangan kananku. Wow, ini hal yang menarik patut dicoba. Tapi, apakah koran masih ada yang baca? Apalagi sekarang semua serba online. Aku pun mendaftar dan diberi materi dan langsung praktek. Setiap ada berita,minggu berikutnya ada materi dan evaluasi dari berita yang kami ajukan. Yippi, akhirnya aku menjadi jurnalis juga walaupu masih jurnalis pelajar. Tapi, semua memiliki hak yang sama untuk mewawancarai natasumber begitu juga untuk mendapat berita. Bedanya, saya dan teman-teman dari berbagai sekolah tidak full time sebagai wartawan karena kami masih pelajar. Begitu seringnya aku menulis berita,semakin banyak koreksi, semakin tahu teknik menulis berita yang baik. Awalnya, agak menyepelekan karena media cetak seperti koran kurang diminati saat ini. Koran merupaka...

Bullying, Budaya yang Tak Pernah Hilang

Gambar
www.wtfclub.net Kasus yang belum lama lenyap dari telinga kita adalah kasus bullying yang dilakukan di MH Thamrin kepada temanny dan kasus lain seperti mahasiswa disabilitas Universitas Gunadarma  yang dibully oleh teman kampusnya. Kasus-kasus di atas hanya segelintir kasus bullying di Indonesia yang tertangkap oleh media. Pada kenyataannya kasus seperti itu, tanpa kita sadari sering terjadi di lingkungan kita terutama lingkungan sekolah. Masa remaja adalah masa di mana kondisi psikis para remaja masih sangat labil.  Karena masa ini merupakan fase pencarian jati diri. Biasanya mereka selalu ingin tahu dan mencoba sesuatu yang baru dilihat atau diketahuinya dari lingkungan sekitarnya, mulai lingkungan keluarga, sekolah, teman, dan masyarakat bahkan media. Semua pengetahuan yang baru diketahuinya diterima dan ditanggapi oleh remaja sesuai dengan karakter masing-masing. Disinilah peran lingkungan sekitar khususnya orang tua sangat diperlukan untuk membentuk kepribadian seor...

Keajaiban Nonverbal Eps 2

Hari-hari yang ditunggu pun tiba setelah Viani berlatih ia tidak lupa berdoa. Berdoa menurutnya adalah satu bentuk komunikasinya kepada Sang Pencipta. Karena menurutnya doa memiliki kekuatan yang sangat lusr biasa. Tengah malam ia bangun untuk.menunaikan Shalat Tahajjud sesuai yang diajarkan Allah akan turun ke bumi pada 1/3 malam sekitar jam 2-3 pagi waktu tersebut yang kemungkinan besar dikabulkan oleh-Nya. Komunikasi ia dengan Tuhan merupakan komunikasi intrapersonal. Komunikasi seolah tidak memiliki lawan bicara. Nah, dari doanya ia meminta diberi kemudahan dan kelancaran untuk menjadi presenter untuk pertama kalinya di hadapan banyak orang.  Ia tidak ingin mengecewakan Pak Badi selaku mentor yang sudah melatih keras dirinya. Jika besok ia berhasil ini akan menjadi kesempatan dan peluang bagi karir Viani. Dari doanya ia meneteskan air mata karena keesokan harinya akan menjadi sejarah indah dalam hidupnya jika bisa melakukan yang terbaik. "Ya Allah sesungguhnya aku hanya ma...

Keajaiban Komunikasi Nonverbal

Seorang mahasiswi salah satu universitas di Surabaya bernama Viani sedang bingung akan berbicara di depan ribuan orang sebagai presenter di Surabaya Convention Hall. Karena kekhawatirannya ia pun berlatih kepada sang guru besar alias dosennya. Ia berlatih berhari-hari takut dan khawatir tidak bisa memberikan yang terbaik. Ia berlatih komunikasi verbal, komunikasi nonverbal cara dia menggunakan gerakan tangan saat presentasi,kontak mata dan lainnya. "Permisi Pak, saya sangat takut dan khawatir tidak bisa ngomong pak di depan penonton",ucap Viani. "Gak usah khawatir saya ajarkan kamu hingga bisa sampai demam panggung hilang", cetus Pak Badi. Pak Badi dosen mata kuliah Principal of Communication meyakinkan Via dan melatihnya hari demi hari bahkan hampir sampai putus asa. Ia menekankan bahwa jika berbicara di depan orang apalagi depan orang banyak bahasa tubuh harus dimainkan karena 55% manusia berkomunikasi melalui bahasa tubuh bahkan NVC atau Non Verbal Communic...

Baru Tahu Setitik Budaya Tempatku Terlahir

Gambar
Indonesia terdiri dari ribuan suku dan budaya. Masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Bahkan, budaya di suatu daerah belum tentu bisa diterapkan di daerah lain. Inilah kekayaan negeri yang hakiki. Terlahir dari sebuah kota kecil di Pulau Borneo. Sangat kecil, bahkan di peta tidak terlihat jelas lokasi kota tersebut. Di mana lagi kalau bukan di Kota Bontang. Sebuah kota yang hanya terdiri dari 500.000 ribu kepala keluarga. Banyak yang tidak tahu kota tersebut. Kota yang kaya akan wisata baharinya cukup jitu mengundang wisatawan domestik maupun mancanegara. Hampir semua penduduk kota ini merupakan pendatang dari berbagai daerah. Kata "tang" yang artinya adalah pendatang menunjukkan bahwa kota ini sebagai tujuan perantauan untuk mengais rezeki. Namun, kebanyakan warga kota ini belum tahu setiap wilayah memiliki penduduk asli kota itu. Begitu pula dengan Bontang. Penduduk aslinya ada di Bontang Kuala. Pusat kebudayaan dan wisata khas Kota Bontang mulai dari bahasa,makan...

Cerdas Hadapi Hoax

Gambar
Perkembangan teknologi dan internet memberikan dampak yang begitu besar bagi kehidupan manusia. Dengan teknologi manusia dengan mudah bercakap-cakap melalui media sosial. Hanya bermodal paket internet dan telepon genggam kini manusia bisa dengan mudah mendapatkan informasi begitu cepat hanya dalan waktu sepersekian detik. Luar biasa, Tuhan memberikan kecerdasan yang sangat hebat kepada manusia dalam peradaban zaman. Akan tetapi, di balik itu semua manusia dengan mudah menelan informasi yang belum tentu kebenarannya. Akhir-akhir ini marak diberitakan hoax yang tersebar di media sosial maupun website tertentu. Berita terbaru yang menghebohkan tentang meletusnya  Gunung Agung di Bali yang akan terjadi pada 24 September malam hari ternyata tidaklah benar. Berita tersebut bukan dari BMKG setempat tetapi berita simpang siur yang beredar di masyarakat entah apa tujuannya. Yang jelas informasi tersebut menyebutkan arah letusan akan mengarah ke daerah Surabaya. Sontak, seketika membuat m...

Model Komunikasi Kids Jaman Now

Gambar
Kini, Generasi Z memiliki sebutan khusus di kalangan masyarakat. Bahkan, berbagai meme menghiasi media sosial terkait fenomena generasi ini. Generasi yang disebut kid jaman now memiliki keunikan sendiri dalam berkomunikasi. Bahkan, Times lebih dulu membahas hal ini daripada media Indonesia . Generasi yang lahir sekitar tahun 1995 ini saat kecil telah lihai bermain dengan gadget mereka. Penggunaan internet di Indonesia saja mencapai sekitar 50% yang didominasi oleh generasi saat ini.Perkembangan teknologi yang sangat melesat membuat generasi ini sangat intens dengan telepon pintar. Kehidupan dunia maya menurut generasi ini lebih nyaman ketimbang komunikasi secara langsung. Padahal tidak semua komunikasi melalui telepon pintar dapat dilakukan secara efektif. Maka, tidak heran generasi ini generasi yang paling banyak diperbincangkan oleh kalangan pendidikan,budaya, ekonomi, bahkan politik. Berbeda dengan generasi X dan Y generasi orang tua generasi Z. Generasi yang lahir di era war...

Pelajar dalam Musyawarah Daerah

Tepatnya Hari Senin, aku memakai seragam putih abu-abu bersama keempat temanku. Kami mewakili Forum Anak Bontang yang diundang untuk menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah atau musrenbang. Aku lupa tanggal pastinya, tetapi hari itu seolah secuil dari sekian banyak pelajar serasa menjadi orang penting di bangku pemerintahan. Jelas, kami di sana di ruang rapat kantor BAPPEDA lantai 2 berniat membawa aspirasi kami khususnya aspirasi anak Bontang dihadapan pemangku kebijakan. Ini bukan main-main apalagi debat kusir seperti gosip antarsiswa. Satu persatu dari kami menyampaikan aspirasi anak Bontang yang sangat belum layak anak. Seperti, di kotaku belum ada bus sekolah untuk sekolah negeri hanya sekolah swasta yang memilikinya. Selain itu, aspirasi tentang toilet ramah anak dan penyandang dissabilitas tak luput dari perhatian kami. Hal itu penting disampaikan, agar saat  pemerintah menyediakan fasilitas, mereka memperhatikan kelayakan anak. Yap, kami mewakili ribuan anak Bon...

Beda Tempat, Perantauan Tak Semua Mengerti yang Kita Maksud

Ini kedua kalinya aku datang ke Surabaya, tidak ada yang spesial awalnya pasti kalau datang ke pulau jawa mayoritas menggunakan bahasa jawa pun kalau bukan orang jawa pasti logatnya udah beda. Tapi, saat mulai ngampus , bahasa yang dipakai di kampus it kasar banget hehe (maaf yaa) maksudnya jawa kasar secara mama orang jawa tapi jawa tengah. Timur dan tengah kan bahasanya udah beda. Yap....ini menjadi salah satu hambatan saya dalam berkomunikasi khususnya saat kuliah atau membeli barang. Apalagi di Surabaya, sama sekali gak ada keluarga. Untungnya, anaknya ibu kos dekat sama aku. Selain karena sama-sama cewek dia juga baru lulus tapi ospeknya masih lama. Jadi, ada yang nemenin jalan-jalan deh. Semuanya pakai bahasa jawa sumpah gak ngerti seolah-olah kemanapun aku pergi disitu ada yang menemani aseeekk . Menemani sebagai penunjuk jalan dan penerjemah wkwk. Yang paling penting sebagai teman ngobrol. Karena yang dipakai bahasa jawa sini, kadang gak ngerti misal, kon iku nguawur. S...

TIPS MENDAPAT FULL SCHOLARSHIP JILID 2

Sore guys,.... lanjut blog kemaren tentang "Tips Mendapat Beaasiswa Full Scholarship". Dari sosialisasi Universitas Ciputra yang dijelaskan oleh Kak Albert ini mengatakan kalau gak ada beasiswa untuk sekolah kerjasama. kebetulan, hanya ada 3 sekolah yang menjadi sekolah kerjasama di Kota Bontang dan mendapat potongan 100% DPP dan 50% biaya per semester. Udah dapat potongan sebesar itu saja masih mahal. Akhirnya saya inisiatif bertanya apakah ada beasiswa full di UC. Kak Albert menjawab ada tapi sulit sekali dan jurusan yang saya pilih tersebut tersisa 1 KURSI karena 1 kursi yang lain sudah ada yang booking. Udah deh coba saja tau rejeki kan?? Setelah itu, saya pun mencoba walaupun katanya susah karena beasiswa full tersebut biasanya untuk orang gk mampu dan untuk sekolah non kerjasama. saya pun mengisi formulir, mengumpulkan sertifikat prestasi tingkat nasional maupun internasional, dan saya juga menirim beberapa berita saya yang telah terebit. Kebetulan, saya Student Journa...

TIPS MENDAPAT FULL SCHOLARSHIP

Buat teman-teman yang suka cari beasiswa untuk kuliah sama kayak aku, atau biasa dibilang scholarship hunter. Saya termasuk orang yang suka mencari beasiswa karena mau tidak mau kuliah harus beasiswa. Why? Karena bapak saya sudah pensiun dan tidak mungkin selama saya sekolah saya harus bergantung lagi dengan orang tua terutama dari segi biaya sekolah. Akhirnya, saya mulai mencari beasiswa mulai dari naik kelas 12. Seing searching di google dan rata-rata beasiswa pebuh hanya untuk S2 dan S3. Gak putus asa dan cuma modal DO'A. hahahha. Akhirnya, ada tes beasiswa untuk ke Malaysia dan Belanda. Cuma modal Toefl. Sejujurnya, Nilai toeflku juga biasa aja kok guys hehee. Kesekon harinya, 

Cara Mudah, Cepat, dan Alami menghilangkan Jerawat

Buat cewek-cewek nih pasti pada pusing kalau wajah berjerawat. Tapi, ada lho cara dari mama aku untuk menghilangkan jerawat bahannya pun MURAH dan MUDAH didapat. Berikut beberapa cara menghilangkan jerawat yang sudah pernah aku coba.    1. MENTIMUN    Parut mentimun sesuai kebutuhan. Lalu,Aplikasikan langsung ke wajah kalian. kulitnya pun gk perlu dikupas deh langsung pakai aja parutannya. Diamkan hingga kering seperti keripik dimuka. Kalau sudaah, cuci muka dengan air bersih. Bagian yang berjerawat ditempel agak tebal dengan parutan mentimun. Jerawat bukan hanya hilang tetapi juga lebih cerah. DIJAMIN.   2. TOMAT  Pilih tomat yang segar. Lalu, belah tomat jadi 2 bagian. Gosokkan tomat ke wajah kalian. Diamkan hingga kering yaa... sekitar 20-30 menit. Setelah itu, cuci dengan air bersih. Wajah kalian akan lebih halus dari sebelumnya. kalau aku, biasanya sih dibersihkan dengan es batu karena akan lebih segar.    3. BUBUK KUNYIT D...