Keajaiban Komunikasi Nonverbal

Seorang mahasiswi salah satu universitas di Surabaya bernama Viani sedang bingung akan berbicara di depan ribuan orang sebagai presenter di Surabaya Convention Hall. Karena kekhawatirannya ia pun berlatih kepada sang guru besar alias dosennya. Ia berlatih berhari-hari takut dan khawatir tidak bisa memberikan yang terbaik. Ia berlatih komunikasi verbal, komunikasi nonverbal cara dia menggunakan gerakan tangan saat presentasi,kontak mata dan lainnya.

"Permisi Pak, saya sangat takut dan khawatir tidak bisa ngomong pak di depan penonton",ucap Viani.

"Gak usah khawatir saya ajarkan kamu hingga bisa sampai demam panggung hilang", cetus Pak Badi.

Pak Badi dosen mata kuliah Principal of Communication meyakinkan Via dan melatihnya hari demi hari bahkan hampir sampai putus asa. Ia menekankan bahwa jika berbicara di depan orang apalagi depan orang banyak bahasa tubuh harus dimainkan karena 55% manusia berkomunikasi melalui bahasa tubuh bahkan NVC atau Non Verbal Communication tanda-tanda melebihi kata-kata terkadang saling tumpang tindih bahkan tidak jelas. Sehingga, bahasa tubuh yang ditampilkan harus sesuai dengan apa yang sedang kita bicarakan.

Viani terus berlatih dan Pak Badi berkata "sekarang kamu harus melatih gestur tubuhmu atau kinesics. Gerakan tubuhmu harus meyakinkan penonton berdiri tegap,tangan jangan dimasukkan ke kantong rokmu yaa".
Hari demi hari ia latihan di depan kaca sambil bersikap dengan gestur tubuh yang baik. Memberikan senyuman di awal presentasi bagian dari bahasa tubuh yang sangat penting. Semangatnya tak berhenti sampai disitu ia juga mencari bahasa tubuh lain apa yang akan mendukung dirinya menjadi seorang presenter nanti. Ia mulai mencari di mesin pencarian google. Kontak mata dan ekspresi wajah sangat dibutuhkan saat berbicara. Seolah mata kita juga ikut berkata saat sedang dihadapan orang.

Ada beberapa jenis komunikasi nonverbal kalau kita belajar komunikasi. Hal ini sangat dipelajari dalam mebangun komunikasi yang baik dengan orang lain dan bahasa tubuh mendukung apa yang sedabg kita sampaikan. Kalian pasti pernah mendengar mata adalah jendela hati. Nah, eye contact adalah salah satu NVC yabg memiliki fungsi kognitif untuk memberikan informasi proses berpikir orang lain. Bahkan, penelitian juga menunjukkan kontak mata juga dapat mengetahui jujur tidaknya seseorang.

Saat kita presentasi pun mata kita akan mengisyaratkan apakah kita paham apa yang kita sampaikan, apakah presenter gugup, apakah presenter yakin dan percaya diri atas yang disampaikan.

Selain iti, yang tidak kalah penting adalah gerak tubuh. Nah,cerita Viani merupakan salah satu contoh yang sangat baik. Gerak tubuh atau kinesics sebagai regulator mengatur semua perilaku NV dalam interaksi komunikasi melalui gerakan anggota badan. Jadi jika kita tidak siap presentasi atau tampil di depan umum akan sangat terlihat oleh penonton. Untuk itu, persiapan merupakan hal yang sangat penting bagi presenter seperti yang sedang dilatih Viani.

Komentar

value

Model Komunikasi Kids Jaman Now

Jawa Timur Gemakan Asian Games 2018

Inspirasi dari Finalis Jakarta Fashion Week 2018